Alamat

Jalan Raya Panglegur KM.4 Pamekasan 69371

Telp./WA

+62 324 322551

Email

info@uinmadura.ac.id

Perkuat Kualitas Reviu RKAK/L Melalui Digitalisasi

  • Diposting Oleh Admin Web SPI
  • Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Dilihat 94 Kali
Bagikan ke

Satuan Pengawasan Internal (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura melakukan kunjungan kerja sekaligus sharing session dengan SPI UIN Kiai Haji Achmad Shiddiq (KHAS) Jember pada Kamis (13/8/2026). Pertemuan yang digelar di ruang rapat Rektorat UIN KHAS Jember ini membahas penguatan kualitas reviu Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) melalui pemanfaatan sistem digital.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIN KHAS Jember, dalam sambutannya, Kepala SPI UIN Madura, Dr. Moh. Hafid Effendy, M.Pd., menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan mempelajari secara langsung persiapan dan tata cara pelaksanaan reviu RKAKL yang selama ini telah berjalan di UIN KHAS Jember. Menurutnya, praktik baik yang diterapkan di kampus tersebut diharapkan dapat diadaptasi untuk memperkuat pelaksanaan reviu RKAKL di lingkungan UIN Madura.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Wakil Rektor II UIN KHAS Jember, Dr. H. Ainur Rafik, M.Ag., yang memaparkan bahwa seluruh proses pengusulan anggaran maupun persuratan di kampusnya kini telah berbasis digital melalui Digital Main System (DMS). Ia menjelaskan, reviu RKAKL dilaksanakan satu bulan sebelum penetapan pagu definitif, dengan titik berat pada ketepatan penggunaan akun anggaran serta kesesuaian tarif dengan Standar Biaya Keluaran (SBK).

Ainur Rafik menegaskan pentingnya kolaborasi dan ketelitian antara Kepala Biro, Wakil Rektor II, dan SPI dalam proses tersebut agar penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran. Rangkaian pembukaan acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN KHAS Jember.

Memasuki sesi inti, Kepala SPI UIN KHAS Jember, Dr. Retna Anggitaningsih, S.E., M.M., memaparkan pengalaman institusinya dalam menjalankan fungsi pengawasan internal. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan tugas pengawasan sejak menggunakan aplikasi AWASI, yang menjadi alat bantu utama dalam pelaksanaan pengawasan internal di kampus tersebut.

Retna juga menggarisbawahi pentingnya pelatihan rutin bagi auditor dan tim SPI agar kompetensi mereka terus terasah sesuai dengan tugas dan fungsi yang diemban. Ia menambahkan, SPI UIN KHAS Jember memiliki kewenangan akses penuh terhadap dokumen sumber daya manusia (SDM) maupun aset universitas, yang menjadi modal penting dalam menjalankan pengawasan secara menyeluruh. Lebih lanjut dipaparkan, cakupan kerja SPI UIN KHAS Jember meliputi sejumlah kegiatan strategis, di antaranya: Monitoring dan evaluasi di tingkat fakultas, pascasarjana, serta unit kerja, monitoring dan evaluasi Barang Milik Negara (BMN), operasional, dan teknologi informasi, reviu laporan kegiatan dan keuangan setiap triwulan, reviu RKAK/L dan Term of Reference (TOR) kegiatan, Forum Group Discussion (FGD) proses bisnis berbasis risiko, peningkatan mutu internal SPI, sosialisasi Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), bimbingan teknis penyusunan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), sosialisasi sistem pengawasan terintegrasi, rekonsiliasi kas secara berkala, dan audit Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK).

Pada bagian pemaparan sistem digital, Ketua Tim Perencanaan UIN KHAS Jember, Slamet Santoso, S.Kom., menjelaskan bagaimana sejumlah aplikasi yang dimiliki kampus tersebut saling terintegrasi untuk mendukung tata kelola anggaran yang efisien.

Aplikasi Siprima, kata Slamet, berfokus pada penyusunan anggaran dan pelaporan kinerja berbasis Perjanjian Kinerja (Perkin), yang terhubung langsung dengan aplikasi Sakti dan Sister. Melalui Siprima, pimpinan maupun tim terkait dapat memonitor serapan anggaran, mengajukan revisi, serta memantau pelaporan kinerja secara realtime. Selain itu terdapat aplikasi AWASI yang berfungsi sebagai alat pengawasan kegiatan dan dikendalikan langsung oleh SPI, serta aplikasi ASIKU yang digunakan untuk proses pencairan anggaran dan keuangan, baik di tingkat fakultas maupun unit kerja. Slamet menekankan bahwa dengan dukungan ketiga sistem tersebut, proses reviu RKA dapat berjalan lebih efisien, efektif, dan ekonomis, sekaligus mendukung pencapaian sasaran strategis, Indikator Kinerja Utama (IKU), dan outcome universitas secara menyeluruh.

Rangkaian sharing session ini ditutup dengan sesi foto bersama serta pertukaran cendera mata antara SPI UIN Madura dan SPI UIN KHAS Jember, sebagai simbol keberlanjutan kerja sama kedua institusi. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan antar-satuan pengawasan internal di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas tata kelola anggaran berbasis digital, khususnya dalam penguatan pelaksanaan reviu RKAKL di UIN Madura.